BATANG KOTA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus menambah pasokan listrik untuk dua kawasan industri di Kabupaten Batang, yakni Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang dan Batang Industrial Park (BIP).
Penyediaan gardu induk 150 ribu kV bakal disiapkan untuk memenuhi suplai KIT Batang, begitu juga dengan di BIP PLN juga bakal siapkan gardu induk.
"PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk kebutuhan industri. Demi menyukseskan pembangunan ekonomi, khususnya di Kabupaten Batang," kata Manager PLN UP3 Pekalongan, Muhammad Khadafi dalam acara Multi Stakeholder Forum PLN 2021, di Hotel Sendang Sari, Rabu 1 Desember 2021.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari kepala OPD Pemkab Batang, hingga para pelaku industri sebagai pengguna layanan.
Muhammad Khadafi juga menyampaikan, penyiapan gardu induk KIT Batang dilakukan dengan daya 60 ribu kVA atau setara 60 juta volt ampere untuk tahap awal.
Saat ini, PLN sudah memberikan layanan 531,5 kVA di KIT Batang. Listrik tersebut dialirkan untuk marketing gallery, The Kongdan resto & co dan rumah susun karyawan.
Menurut Khadafi, tren positif pertumbuhan industri juga sejalan dengan pertumbuhan penjualan listrik di Kabupaten Batang.
Di Kabupaten Batang, PLN punya pelanggan sekitar 234 ribu sekitar 45 persen dari pelanggan total UP3 Pekalongan.
Penjualan energi listrik meningkat 9,91 persen. Meskipun masih dalam suasana pandemi tapi Kabupaten Batang terus tumbuh.
"Kami berterima-kasih pada seluruh stakeholder yang bersinergi mendukung pembangunan kelistrikan. Kami berharap kita bisa terus meningkatkan sinergi bersama," ucapnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang, Murdiono, mewakili Bupati Wihaji mengucapkan terima kasih pada layanan yang diberikan PLN. Hal itu karena butuh investasi yang cukup besar.
Untuk KIT Batang sendiri, pada tahap awal saja perlu investasi kurang lebih Rp 150 miliar.
"Tanpa listrik bisa dikatakan sulit untuk menghadirkan industri. Karena industri akan melahirkan lapangan kerja, sedangkan di Batang ada dua kawasan industri. BIP dan KIT Batang. Kalau listrik tidak ada, industri juga tidak tumbuh. Lapangan kerja tidak tercetak, dan otomatis masyarakat tidak memiliki penghasilan," tegasnya.
#AYOBATANG.COM